Meja Resepsionis: Model, Ukuran, Bahan, dan Tips Memilih

Meja resepsionis mungkin terlihat menarik di showroom, tetapi apakah desain dan ukurannya cocok untuk ruangan Anda? Meja yang terlalu besar dapat membuat area lobi terasa sempit, sementara pemilihan bahan yang kurang tepat bisa meningkatkan biaya perawatan.

Baik untuk kantor, klinik, maupun ruang komersial lainnya, memilih meja resepsionis yang tepat perlu mempertimbangkan desain, fungsi, dan anggaran.

Artikel ini membahas berbagai model meja resepsionis, ukuran yang direkomendasikan, pilihan bahan, serta kisaran harga meja resepsionis di Indonesia untuk membantu Anda menentukan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan.

Model dan Desain Meja Resepsionis Populer

Meja resepsionis tersedia dalam berbagai gaya dan bentuk, masing-masing dengan ciri khas dan keunggulannya sendiri. Ada desain yang menonjolkan tampilan visual, sementara yang lain lebih mengutamakan efisiensi ruang kerja dan fungsi praktis. Memahami perbedaan ini dapat membantu Anda memilih desain yang sesuai dengan kebutuhan bisnis dan area resepsionis Anda.

Gaya Desain Meja Resepsionis

Meja Resepsionis Minimalis

Meja resepsionis minimalis dengan kombinasi kayu muda dan panel putih di lobi resor tepi pantai

Meja resepsionis minimalis memiliki garis desain yang bersih, bentuk sederhana, dan warna netral seperti putih atau warna kayu muda. Desainnya yang simpel memberikan kesan rapi dan profesional tanpa membuat ruangan terasa penuh.

Model ini cocok untuk kantor kecil, klinik, ruang kerja bersama (co-working space), dan resor butik. Di area resepsionis yang terbatas, meja dengan ruang penyimpanan terintegrasi membantu menjaga dokumen dan perlengkapan sehari-hari tetap rapi tanpa perlu menambahkan banyak furnitur. Sementara itu, di ruangan yang lebih luas, desain minimalis mudah dipadukan dengan cahaya alami, partisi kaca, dan elemen interior modern untuk menciptakan area resepsionis yang nyaman dan menyambut pengunjung.

Meja Resepsionis Modern

Meja resepsionis modern dengan panel marmer gelap, aksen logam warna perunggu, dan lampu LED di lobi komersial

Meja resepsionis modern tampil menonjol melalui panel geometris, perpaduan warna dan tekstur material yang kontras, pencahayaan LED terintegrasi, serta logo perusahaan yang dirancang menyatu dengan meja. Desain ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyambut pengunjung, tetapi juga menjadi bagian dari identitas visual perusahaan.

Di lobi gedung perkantoran komersial, perpaduan material yang menarik dan bentuk geometris yang tegas dapat memperkuat kesan modern pada bangunan. Sementara itu, di pusat pemasaran properti dan showroom, logo perusahaan yang mudah terlihat serta pencahayaan yang dirancang dengan baik dapat menarik perhatian pengunjung dan memperkuat pengenalan merek. Meski mengutamakan tampilan, desain meja tetap perlu memperhatikan kenyamanan kerja sehari-hari dan kemudahan perawatan.

Meja Resepsionis Industrial

Meja resepsionis industrial dengan kayu bertekstur kasar, rangka baja hitam, dan panel beton di ruang bergaya industrial

Meja resepsionis industrial memadukan rangka logam hitam, tekstur kayu yang khas, detail konstruksi yang terekspos, dan finishing menyerupai beton untuk menciptakan tampilan yang tegas dan berkarakter. Berbeda dari desain modern yang sering mengutamakan permukaan halus dan tampilan rapi, gaya industrial justru menonjolkan struktur dan tekstur material.

Desain ini cocok untuk agensi kreatif, studio arsitektur, bangunan bekas gudang yang dialihfungsikan, serta area komersial dengan dinding bata ekspos atau beton. Bagi bisnis yang ingin menampilkan identitas yang lebih santai dan berbeda, meja resepsionis industrial dapat memperkuat karakter interior tanpa terlihat berlebihan. Perpaduan logam gelap dan kayu bernuansa hangat juga membantu menyeimbangkan kesan kokoh agar area resepsionis tidak terasa terlalu dingin. Pilih finishing yang tahan lama dan mudah dirawat agar meja tetap praktis digunakan sehari-hari.

Meja Resepsionis Klasik dan Eksekutif

Meja resepsionis klasik dengan panel kayu gelap, detail simetris, dan permukaan marmer di lobi formal

Meja resepsionis klasik dan eksekutif memiliki ciri khas berupa finishing kayu berwarna pekat, panel simetris, dan detail yang elegan. Desain klasik biasanya dilengkapi ornamen dekoratif, sedangkan model eksekutif lebih mengutamakan proporsi yang kokoh dan tampilan yang berkelas tanpa banyak hiasan.

Model ini cocok untuk kantor firma hukum, lembaga keuangan, kantor pusat perusahaan, dan kantor administrasi formal. Finishing kayu gelap memberikan kesan berwibawa dan profesional, sehingga sesuai untuk bisnis yang ingin menampilkan citra yang tepercaya dan stabil.

Bentuk dan Konfigurasi Meja Resepsionis

Meja Resepsionis Lurus

Meja resepsionis lurus berwarna putih dengan dua area kerja di lobi kantor modern

Meja resepsionis lurus memiliki permukaan meja memanjang yang mudah ditempatkan di sepanjang dinding atau di lobi yang sempit. Tata letak linear ini cocok untuk beberapa petugas yang bekerja berdampingan dan membantu menjaga akses pengunjung tetap leluasa tanpa memerlukan bagian samping tambahan.

Model ini cocok untuk lobi perkantoran, pusat layanan administrasi, dan area pendaftaran pameran yang melayani banyak pengunjung. Panjang meja dapat disesuaikan dengan kebutuhan, baik untuk satu petugas resepsionis maupun beberapa petugas sekaligus.

Meja Resepsionis Bentuk L

Meja resepsionis bentuk L dengan kabinet putih, meja kayu terang, dan panel kisi-kisi kayu di lobi kantor modern

Meja resepsionis bentuk L menggabungkan meja depan dengan area kerja tambahan di bagian samping. Tata letak ini memungkinkan petugas menyambut pengunjung sekaligus menempatkan komputer, printer, dan dokumen agar mudah dijangkau. Bagian samping meja juga menyediakan ruang untuk pekerjaan administrasi tanpa membuat area pelayanan utama terasa penuh.

Model ini cocok untuk klinik, kantor administrasi, dan pusat layanan yang mengharuskan petugas menangani pengunjung sekaligus mengurus dokumen. Sebelum memilih meja dengan sisi kiri atau kanan, perhatikan posisi pintu masuk dan luas ruangan agar meja tidak menghalangi pergerakan petugas maupun akses pengunjung.

Meja Resepsionis Bentuk U

Meja resepsionis bentuk U dengan kabinet abu-abu gelap, panel kisi-kisi vertikal, dan permukaan meja batu berwarna terang

Meja resepsionis bentuk U memiliki tata letak yang mengelilingi area kerja petugas pada tiga sisi, sehingga menyediakan ruang yang luas untuk beberapa monitor, dokumen, dan penyimpanan terintegrasi. Desain ini memudahkan petugas menjangkau perlengkapan kerja sekaligus memisahkan area kerja internal dari meja pelayanan pengunjung.

Model ini cocok untuk lobi hotel besar, kantor pusat perusahaan, dan pusat layanan yang membutuhkan beberapa petugas untuk menangani berbagai tugas atau melayani pengunjung secara bersamaan. Namun, meja resepsionis bentuk U membutuhkan ruang lebih luas dibandingkan model lurus atau bentuk L. Pastikan ukuran ruangan mencukupi dan tersedia ruang yang memadai untuk pergerakan petugas serta pengunjung.

Meja Resepsionis Lengkung

Meja resepsionis melengkung berwarna putih dengan desain bergelombang dan garis lengkung yang mengalir di lobi komersial modern.

Meja resepsionis lengkung memiliki bagian depan yang membulat dan garis desain yang halus, sehingga area resepsionis terlihat lebih lembut dan ramah dibandingkan desain bersudut. Bentuk ini cocok untuk lobi hotel, area resepsionis resor, dan ruang komersial yang luas, terutama ketika meja resepsionis ingin dijadikan pusat perhatian.

Lengkungan yang sederhana cocok untuk interior dengan tampilan bersih dan minimalis, sedangkan desain dengan bentuk yang lebih artistik dapat memberikan kesan yang lebih menonjol. Perlu diingat bahwa meja lengkung dengan bentuk khusus dapat membutuhkan biaya produksi lebih tinggi. Pastikan juga ukurannya sesuai dengan luas ruangan agar petugas tetap memiliki ruang kerja yang nyaman dan pengunjung dapat bergerak dengan leluasa.

Meja Resepsionis Modular

Meja resepsionis modular dengan kombinasi panel kayu terang, kabinet abu-abu, dan permukaan meja bermotif marmer

Meja resepsionis modular terdiri dari beberapa unit terpisah yang dapat digabungkan untuk membentuk tata letak sesuai kebutuhan. Jika jumlah petugas atau kebutuhan penyimpanan bertambah, unit tambahan dapat dipasang tanpa harus mengganti seluruh meja resepsionis.

Model ini cocok untuk kantor yang sedang berkembang, ruang kerja bersama (co-working space), dan pusat layanan yang membutuhkan fleksibilitas dalam mengatur area penerimaan. Sebelum memilih meja resepsionis modular, pastikan setiap unit mudah dipindahkan atau disusun ulang, menyediakan ruang kerja yang cukup bagi setiap petugas, serta dilengkapi penyimpanan dan pengaturan kabel yang praktis.

Perbandingan Model Meja Resepsionis

Setiap model meja resepsionis memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda, mulai dari tampilan desain hingga kebutuhan ruang dan fleksibilitas penataan.

Tabel berikut membandingkan berbagai model meja resepsionis berdasarkan ciri utama, keunggulan, dan area penggunaannya untuk membantu Anda menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan kantor atau ruang komersial.

Model Keunggulan Cocok untuk Pertimbangan
Minimalis Tampilan sederhana dan mudah dipadukan dengan interior. Kantor kecil, klinik, dan ruang terbatas. Kapasitas penyimpanan dan ukuran meja.
Modern Desain kontemporer dengan pilihan material dan pencahayaan yang menarik. Kantor perusahaan dan showroom. Kesesuaian desain dengan identitas merek.
Industrial Perpaduan logam, kayu gelap, dan tekstur beton yang tegas. Kantor kreatif dan bangunan komersial bergaya industrial. Kesesuaian material dengan interior.
Klasik & Eksekutif Tampilan formal dengan detail simetris dan nuansa kayu yang elegan. Kantor direksi dan lembaga formal. Proporsi meja dan kualitas finishing.
Lurus Mudah ditempatkan di sepanjang dinding dan tersedia dalam berbagai panjang. Lobi sempit dan area resepsionis dengan beberapa petugas. Panjang meja dan jumlah petugas.
Bentuk L Memisahkan area pelayanan tamu dan pekerjaan administrasi. Kantor dan klinik dengan tugas administrasi yang beragam. Arah sudut meja dan ruang gerak.
Bentuk U Menyediakan area kerja di tiga sisi untuk beberapa petugas. Pusat layanan publik dan area registrasi. Lebar area kerja dan akses keluar-masuk petugas.
Melengkung Garis lengkung memberikan tampilan yang lebih lembut dan menonjol. Lobi hotel dan ruang komersial yang luas. Kebutuhan ruang dan biaya pembuatan khusus.
Modular Unit dapat digabungkan atau ditambah sesuai kebutuhan. Kantor berkembang dan pusat layanan dengan kebutuhan yang berubah. Kemudahan penataan ulang dan sambungan antarmodul.

Ukuran dan Dimensi Meja Resepsionis

Ukuran meja resepsionis perlu disesuaikan dengan luas ruangan, jumlah staf, dan kebutuhan kerja. Tabel berikut memberikan referensi awal untuk menentukan panjang, kedalaman, dan tinggi counter sesuai kebutuhan.

Jenis Meja Resepsionis Panjang Kedalaman Tinggi Counter Pengunjung Penggunaan Umum
Meja Compact 120–150 cm 60–75 cm 95–110 cm Kantor kecil dan klinik dengan ruang terbatas
Meja untuk Satu Staf 150–180 cm 60–75 cm 95–110 cm Area resepsionis dengan satu petugas
Meja untuk Dua Staf 240–300 cm 60–75 cm 95–110 cm Kantor perusahaan dan area resepsionis yang ramai
Meja untuk Tiga Staf atau Lebih 360–450 cm 60–75 cm 95–110 cm Lobi hotel dan area layanan komersial

Catatan: Ukuran di atas merupakan referensi awal untuk perencanaan, bukan standar universal. Dimensi aktual bergantung pada desain meja, jumlah staf, kebutuhan kerja, dan kondisi ruangan. Tinggi counter pengunjung berbeda dari tinggi meja kerja untuk staf dalam posisi duduk.

Tinggi counter yang menghadap pengunjung umumnya sekitar 95–110 cm, sedangkan tinggi meja kerja resepsionis untuk posisi duduk dapat berkisar 72–75 cm.

Jika ukuran standar tidak sesuai dengan ruangan Anda, layanan kabinet custom PA Home Indonesia dapat menjadi pilihan untuk proyek yang membutuhkan penyesuaian ukuran, tata letak, dan desain.

Memilih Meja Resepsionis yang Sesuai dengan Ruangan

  • Kantor dan ruang kerja: Meja lurus cocok untuk satu atau dua staf, sedangkan meja berbentuk L menyediakan ruang tambahan untuk pekerjaan administrasi.
  • Hotel dan showroom: Meja melengkung dapat menjadi focal point di lobi hotel, sementara meja di showroom perlu selaras dengan identitas merek dan tidak menghalangi area display.
  • Rumah, sekolah, dan kampus: Sesuaikan desain meja dengan luas ruangan, kebutuhan penyimpanan, serta aktivitas penerimaan tamu atau administrasi.
  • Rumah sakit dan klinik: Pilih meja dengan permukaan yang mudah dibersihkan, ruang kerja yang memadai, dan tata letak yang mendukung alur pasien.
  • Toko ritel dan pusat layanan publik: Meja lurus atau modular dapat mendukung konsultasi pelanggan dan beberapa titik pelayanan. Pastikan jalur pengunjung tetap mudah diakses.

Cara Mengukur Area Resepsionis

Diagram tampak atas area resepsionis yang menunjukkan ukuran ruangan, panjang dan kedalaman meja resepsionis, ruang kerja staf, jalur pengunjung, dan arah bukaan pintu
01

Ukur Area Ruangan

Ukur panjang dan lebar area yang tersedia. Catat posisi dinding, kolom, pintu, dan elemen lain yang membatasi penempatan meja.

02

Tentukan Posisi Meja

Tandai panjang dan kedalaman meja menggunakan selotip kertas. Periksa bukaan pintu, jalur pengunjung, dan ruang untuk mendekati meja.

03

Periksa Ruang Gerak Staf

Pastikan tersedia ruang di belakang meja untuk kursi, ruang kaki, kursi yang ditarik keluar, dan pergerakan staf.

04

Periksa Jalur Pengiriman

Ukur lebar pintu, koridor, lift, dan titik belokan yang harus dilewati saat mengirim meja ke lokasi pemasangan.

05

Konfirmasi Ukuran Akhir

Cocokkan hasil pengukuran dengan dimensi meja, termasuk panjang, kedalaman, tinggi, dan bagian countertop yang menjorok. Pertimbangkan meja resepsionis custom jika ukuran standar tidak sesuai.

Bahan dan Finishing Terbaik untuk Meja Resepsionis

Pemilihan bahan meja resepsionis bergantung pada anggaran, tampilan yang diinginkan, dan kebutuhan penggunaan sehari-hari. Dengan membandingkan bahan kabinet dan pilihan finishing yang umum digunakan, Anda dapat menentukan kombinasi yang sesuai untuk proyek Anda.

Bahan Keunggulan Utama Pilihan Finishing yang Umum Cocok untuk
Plywood (kayu lapis) Konstruksi berlapis dengan potensi kekuatan yang baik HPL, veneer kayu, atau cat, tergantung kondisi permukaan Meja resepsionis custom yang membutuhkan struktur kabinet yang kokoh
MDF Permukaan halus dan rata, cocok untuk finishing cat Cat, lacquer, atau HPL, sesuai spesifikasi panel Meja resepsionis modern dengan panel depan berwarna solid dan tampilan rapi
Particleboard (papan partikel) Lebih ekonomis dan banyak digunakan pada furnitur berbahan panel Melamin atau HPL, sesuai jenis panel dan sistem perekat Meja resepsionis dengan anggaran terbatas untuk area dalam ruangan yang kering
Kayu solid Memiliki serat kayu alami dan dapat diamplas serta difinishing ulang Lapisan pelindung transparan, wood stain, atau cat Meja resepsionis premium dengan aksen kayu alami
Blockboard Inti berupa susunan bilah kayu yang relatif ringan untuk panel tertentu Veneer, laminasi, atau cat, tergantung jenis panel Panel berukuran besar dan komponen furnitur tertentu

Pilihan bahan dan finishing di atas merupakan referensi umum, bukan spesifikasi yang berlaku untuk semua proyek. Kesesuaiannya bergantung pada kualitas bahan, ketebalan, persiapan permukaan, konstruksi, dan proses pengerjaan.

Pilihan bahan dan finishing di atas merupakan referensi umum, bukan spesifikasi yang berlaku untuk semua proyek. Kesesuaiannya bergantung pada kualitas bahan, ketebalan, persiapan permukaan, konstruksi, dan proses pengerjaan.

Pemilihan bahan saja belum cukup. Sebelum memesan meja resepsionis, periksa spesifikasi panel, kualitas finishing pada bagian tepi, dan ketahanan permukaannya. MDF standar dan particleboard memerlukan perhatian khusus terhadap perlindungan dari kelembapan, terutama pada bagian tepi yang terbuka dan area yang sering dibersihkan. Pastikan spesifikasi finishing dan proses pengerjaan sesuai dengan kebutuhan penggunaan meja.

Meja Resepsionis Siap Pakai vs. Custom: Mana yang Tepat untuk Anda?

Meja resepsionis perlu disesuaikan dengan luas ruangan, kebutuhan operasional, dan desain interior. Pilihan yang tepat bergantung pada apakah model siap pakai sudah memenuhi kebutuhan Anda atau proyek memerlukan desain khusus.

Pilihan 1

Meja Resepsionis Siap Pakai

Ukuran dan desain standar

Meja resepsionis dengan ukuran dan desain yang sudah ditentukan oleh produsen.

Keunggulan

  • Lebih mudah membandingkan model dan spesifikasi yang tersedia.
  • Waktu pengadaan bisa lebih singkat.

Keterbatasan

  • Pilihan ukuran, penyimpanan, dan finishing lebih terbatas.
  • Belum tentu sesuai dengan tata ruang atau kebutuhan perangkat tertentu.

Cocok untuk

Kantor kecil, klinik, dan proyek yang dapat menggunakan model standar sesuai kebutuhan ruang dan fungsi.

Pilihan 2

Meja Resepsionis Custom

Dirancang sesuai kebutuhan proyek

Meja resepsionis yang dirancang dan dibuat berdasarkan kebutuhan ruang, fungsi, dan desain proyek.

Keunggulan

  • Ukuran dan tata letak dapat disesuaikan dengan kondisi ruangan.
  • Lebih fleksibel dalam menentukan penyimpanan, finishing, identitas merek, dan integrasi perangkat.

Keterbatasan

  • Memerlukan koordinasi desain dan persetujuan gambar sebelum produksi.
  • Biaya dan waktu pengerjaan bergantung pada spesifikasi serta kompleksitas proyek.

Cocok untuk

Kantor perusahaan, hotel, rumah sakit, showroom, dan proyek yang membutuhkan penyesuaian ruang, alur kerja, atau identitas merek.

Jika model siap pakai belum memenuhi kebutuhan proyek Anda, PA Home Indonesia dapat membantu Anda mengeksplorasi solusi kabinet custom yang sesuai.

Manajemen Kabel dan Koordinasi MEP pada Meja Resepsionis

Desain meja resepsionis perlu mempertimbangkan kebutuhan staf, penempatan perangkat, jalur kabel, dan kondisi area pemasangan. Perencanaan sejak awal membantu mengurangi perubahan desain dan kendala saat instalasi.

1

Perencanaan Sambungan Listrik dan Data

Identifikasi kebutuhan komputer, printer, telepon, mesin EDC, dan lampu. Tentukan posisi perangkat, stopkontak, serta koneksi jaringan sebelum desain meja resepsionis difinalisasi.

2

Jalur Kabel Tersembunyi dan Panel Akses

Gunakan lubang kabel dan tray kabel di dalam kabinet agar instalasi tetap rapi. Sediakan panel akses untuk memudahkan pemeriksaan dan penggantian power supply atau driver LED tanpa membongkar kabinet.

3

Ventilasi dan Perawatan Perangkat

Pastikan perangkat elektronik memiliki ventilasi sesuai spesifikasinya. Sediakan ruang yang cukup untuk pemeriksaan, pembersihan, dan penggantian perangkat tanpa mengganggu struktur kabinet.

4

Koordinasi Gambar Kerja dengan Rencana MEP

Sebelum produksi dimulai, cocokkan gambar kerja meja resepsionis dengan denah instalasi listrik dan data di lokasi proyek. Pastikan posisi stopkontak, jalur kabel, sekat kabinet, dan panel akses sudah sesuai dengan kebutuhan pemasangan.

Kesimpulan

Meja resepsionis yang dirancang dengan baik harus memadukan tampilan menarik, fungsi yang optimal, dan daya tahan. Sebelum menentukan desain akhir, pertimbangkan luas ruangan, kebutuhan operasional sehari-hari, pilihan bahan dan finishing, serta pengaturan kabel.

Untuk proyek komersial, menyelaraskan desain meja resepsionis dengan kabinet dan area penyimpanan lainnya dapat menciptakan interior yang lebih harmonis. Pilih solusi yang sesuai dengan kondisi ruangan, kebutuhan penggunaan, dan konsep desain secara keseluruhan.

Pertanyaan Umum tentang Meja Resepsionis

Berapa Harga Meja Resepsionis?

Harga meja resepsionis bergantung pada ukuran, bahan, desain, serta apakah Anda memilih model siap pakai atau custom. Fitur seperti kabinet penyimpanan, bentuk melengkung, dan lampu LED juga dapat memengaruhi biaya. Untuk mendapatkan penawaran harga yang sesuai, sampaikan ukuran, desain yang diinginkan, dan kebutuhan proyek Anda kepada penyedia jasa.

Berapa Ukuran Standar Meja Resepsionis?

Tidak ada satu ukuran yang cocok untuk semua area resepsionis. Meja berukuran compact bisa memiliki panjang sekitar 120–160 cm, sedangkan meja untuk beberapa staf biasanya membutuhkan area kerja yang lebih luas. Sebelum menentukan ukuran akhir, pertimbangkan luas ruangan, ruang gerak staf, dan akses pengunjung.

Bahan Apa yang Paling Cocok untuk Meja Resepsionis?

Plywood dengan finishing HPL merupakan pilihan praktis untuk berbagai ruang komersial, sedangkan MDF cocok untuk permukaan halus dengan finishing cat. Pilihan terbaik bergantung pada anggaran, intensitas penggunaan, paparan kelembapan, dan kebutuhan perawatan.

Sebaiknya Pilih Meja Resepsionis Siap Pakai atau Custom?

Meja resepsionis siap pakai cocok jika ukuran, desain, dan fungsinya sudah memenuhi kebutuhan Anda. Sementara itu, meja resepsionis custom lebih fleksibel jika Anda membutuhkan tata letak tertentu, ruang penyimpanan tambahan, atau desain yang selaras dengan interior.

Apakah Meja Resepsionis Bisa Dibuat Sesuai Ukuran Ruangan?

Ya. Meja resepsionis custom dapat dirancang sesuai luas ruangan, kebutuhan staf, ruang penyimpanan, dan gaya interior yang diinginkan. Sebelum produksi dimulai, pastikan ukuran dan tata letaknya sudah sesuai agar meja dapat ditempatkan dengan baik dan tetap menyediakan ruang gerak yang nyaman.

PA Home Indonesia
Marketing Specialist @PA Home ID

With over 17 years of expertise as a whole-home customization specialist, we curate and publish design solutions, material applications, and space-planning insights specifically for developers, contractors, wholesalers, and project stakeholders.

You May Also Like

Maintaining a Custom Kitchen
Handleless Glossy White Slab Cabinetry
Earthy Tones Bathroom Vanities
PA_logo

Professional Whole-Home Customization Solution Manufacturer

PA Home Indonesia is a Professional manufacturer specializing in high-end cabinets (including custom kitchen cabinets, custom wardrobes, bathroom vanities), interior doors, and other related products.

Contact Us for Supports

Get Your Quote in 24h

Experience Our Jakarta Showroom

See our custom furniture, materials, and interior solutions firsthand.

Location in Google Map: PA Home Jakarta Indonesia↗️